Tuesday, June 1, 2010

Lakaran kemanusiaan


Lakaran kemanusiaan
Terkadang terlalu abstrak untuk ditafsirkan
Intuisi yang kian basi dek kerna laungan tanpa suara
Mereka yang seagamamu diinjak hina di bumi anbia
Dirakus semangat hidupnya oleh merka yang tak punya rasa
...Manusiawikah kita jika titis air matanya tanpa bela kita
Kadang aku mentafsir manusia
Sang hipokrasi yang hanya bisa bertinta
Tanpa bangkit membela
Soalnya ..sampai bila

Tuesday, May 25, 2010

Aku dan kehidupan


Aku cuba menilai erti sebuah kehidupan ...
Namun persepsiku terkadang terlalu sepi untuk menyendiri ....
Butakah mataku jika dunia lemas dalam kegelapan ...
Bisukah aku jika manusia bingit dengan keangkuhan ...
Pekakkah aku jika aku jika insan lelah dalam kealpaan untuk menilai ...
Aku cuba menduga dunia dan kehidupan ....
Aku cuba memahami norma sadis kemanusiaan ....

Aku cuba menimbang perasaan ..
Namun neraca minda terlalu rapuh untuk menilai hati...
Antagoniskah aku jika aku cuba melawan dunia ...
Bukan aku yang melawan dunia ....
Dunia yang kabur untuk mengerti definisi insani ...

Aku cuba mencari erti kehidupan dalam kegelapan ....
Aku cuba mendengar esak tangis kemanusiaan ...
Aku cuba melihat dari perspektif kehambaan ....
Aku cuba berbicara dalam bisikan alam ....
Dan kini aku mengeri konsep kehidupan ....

Aku,kini dan destinasi ....
Warkah keinsafan dari hati yang telah lama kelam ....
Aku mencari apa yang telah aku punya...
Aku bertanya apa yang telah aku tahu ....
Sinonimkah aku dengan kebodohan ...
Kini aku sedar ....
Destinasi ku adalah keredhaan pencipta
Sedih tawaku hanya milik-Nya ...
Perih juangku hanya untuk menegakkan agama-Nya ....
Hidup matiku ku serahkan pada-Nya...
Kerna ku tahu....
Dialah segalanya untukku....
Tiada yang lain ...
Dialah Tuhanku.....

DANSA KEMANUSIAAN

Perspektif minda tentang dansa kemanusiaan..
Membuatku hatiku mula berintuisi dengan puisi alam
Aku cuma sang kembara yang ingin tahu tentang dunia ...
Ingin tahu tentang persepsi insaniah dalam kepelbagaian
Adakah aku sang hipokrasi jika ku cuma ingin tahu ..
Aku cuma ingin tahu...

KHABAR DARI REMBULAN



Mungkin perkhabaran dari rembulan ...
x seindah tarian mimpi yang berdansa di atas tangisan ...
aku masih menyendiri ...
kembara mencari sesuatu ....
bukan aku yang mencari sesuatu ...
...sesuatu yang kembali menghantui aku ...
Sadiskah hati jika ingin mentafsir perasaan ...
Anatgoniskah jiwa jika cba mentafsir kehidupan ...
dari kaca gelap ...sisi hidupku

Monday, July 6, 2009

Aku masih seperti dulu

 
Posted by Picasa

Aku masih mencintaimu

Aku masih mencintaimu
Meski deruan ombak seolah membisikkan khabar hampa
Dan bahtera ini mensimfonikan muzika lagu hiba
Hati ini bagai bahtera yang rapuh
Dan bidainya yang kian lusuh dan tak ampuh
Bukan kerna usianya yang kian dimamah masa
Bukan kerna coraknya yang tak segah mana
Tapi kerna setianya ditinggal jauh
Namun aku masih mencintaimu

Aku masih menunggumu
Meski hati ini kian kontang dek kemarau rasa
Meski hati ini kian pupus kerna cinta
Bukan pupus dari jasadnya
Bukan pupus dari muka dunia
Tapi pupus kerna cinta yang hiba
Namun aku masih menunggumu

Aku masih setia padamu
Kerna falsafah alam telah mengajar ku tentang erti cinta
Mentari tak pernah peduli pada cinta sang laut
Meski setia sang laut menemani mentari dikala tidurnya
Meski setia sang laut menunggu mentari dikala jaganya
Menyerikan mentari dengan permaidani ombak yang tercipta indah
Meski ia terpaksa mengorbankan separuh jiwanya
Namun hakikat alam sukar untuk hati fahami
Egoistasi mentari meski apresiasi cinta laut agung
Meninggalkan laut disaat perit dan pilunya
Meninggalkannya dengan cinta yang hiba
Namun Sang laut setia menemani tidur dan jaga mentari
Setia menghiasi hari-hari mentari
Dan kerna itu
Aku masih setia padamu

Friday, July 3, 2009

Aku tetap disini

Aku tetap disini
dan sentiasa sini
dan akan tetap di sini
walau mungkin akal tak bisa mengerti
Bahasa dan gesekan biola hati

Aku sentiasa di sini
Menanti sinar pagi
walau sang mentari angkuh untuk berdiri
dan alam seolah suram untuk berseri
dan sayu untuk menari

Aku masih disini
mungkin kerna penantian untuk setitis embun
kugagahi langkah yang kian longlai ini
kerna rembulan setia menantiku
rembulan yang setia menyinar malamku

Aku bagai musuh sang mentari
Antagonasi yang sampai kini aku tak mengerti
Bukan marah atau benci
Cuma hati yang kian kontang
Namun aku masih disini

embun Pictures, Images and Photos